Pajak Mobil Listrik

Ketahui Berapa Biaya Pajak Mobil Listrik Sebelum Membelinya

Tahukah Anda, bahwa pajak mobil listrik atau di Indonesia sudah diberlakukan? Tentunya setiap pemilik kendaraan perlu membayarnya tepat waktu kepada pemerintah. Hal ini bahkan termasuk kewajiban karena memang tidak ada pengecualian meskipun sumber energinya berasal dari baterai sekalipun.

Pahami Dahulu Pengertian Pajak Mobil Listrik

pajak-mobil-listrik.jpg (685×457)

Pajak yang dikenakan pada mobil listrik merupakan sebuah kewajiban yang perlu dibayarkan oleh penggunanya kepada pemerintah. Tentunya tidak jauh berbeda bagi seseorang ketika memiliki kendaraan konvensional lainnya. Hingga saat ini sendiri sudah ada banyak pabrikan memproduksi kendaraan tersebut.

Terlebih karena mobil listrik atau sistem kelistrikan mobilcenderung dapat mengurangi polusi udara di sekitarnya. Pasalnya, tidak mengeluarkan sisa bahan bakar seperti kendaraan lain. Tetapi, pengguna tetap perlu membayar pajak yaitu tahunan serta 5 tahun sekali untuk mengganti platnya.

Dengan begitu, setiap pemilik mobil listrik mempunyai kewajiban bayar pajak. Meskipun harga belinya tergolong jauh lebih mahal, akan tetapi untuk persentase pembayaran pajak daripada kendaraan konvensional umumnya terbilang lebih rendah.

Berapa Biaya Pajak untuk Mobil Listrik?

pajak-mobil-listrik-Andrey_Popov-Via-Shutterstock.jpg (1200×800)

Berdasarkan PP Nomor 73 Tahun 2019, aturan pajak akan diatur sesuai jenis mobilnya. Sekarang ini sendiri umumnya terdapat 8 jenis mobil listrik sehingga tarifnya pun dapat berbeda-beda. Seperti BEV (Battery Electric Vehicle) maka akan terbebas dari pemungutan pajak.

Kemudian untuk jenis mobil PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) juga terbebas biaya. Kedua jenis kendaraan tersebut disesuaikan dengan aturan pajak pasal 36. Akan tetapi, sejak tanggal 16 Oktober tahun 2021, terjadi perubahan pengenaan pajak mobil listrik di pasal tersebut.

Dengan begitu, yang awalnya 0% berubah menjadi 15%. Tentunya, setiap jenis akan berbeda-beda persentase pajaknya. Seperti mobil listrik hybrid tahap ke-1 dengan besaran tarif 6-8% serta untuk insentif tahap 2 dikenakan hingga 10-12%.

Tips Membeli Mobil Listrik Agar Tidak Terlalu Terbebani Pajak

Sekarang ini mobil listrik sudah bisa Anda beli secara bebas di pasaran. Akan tetapi, tetap penting untuk memperhatikan beberapa tips pembeliannya agar nantinya tidak terlalu terbebani dengan pengenaan pajaknya. Di bawah ini ulasan selengkapnya:

  1. Pilih Sesuai Kebutuhan

Kepopuleran mobil listrik memang semakin meningkat pada beberapa tahun ini. Bahkan beberapa pihak menyebutkan bahwa kendaraan ini bisa jadi solusi bagi kelangkaan bahan bakar hingga permasalahan lingkungan di sekitar. Tidak hanya itu, besaran pajaknya juga relatif lebih terjangkau.

Apabila Anda ingin membelinya, maka pastikan memahami dahulu apa tujuannya. Kemudian pastikan memilih sesuai kebutuhan masing-masing. Supaya nantinya bisa memilikinya dengan sebaik-baiknya. Mobil ini sendiri dapat pengguna pakai baik dalam jarak jauh maupun dekat.

  1. Cek Jarak Tempuhnya

Selanjutnya, Anda juga perlu mengecek jarak tempuhnya. Hal ini maksudnya pengguna perlu mengetahui berapa kilometer yang dapat terjangkau oleh mobil listrik tersebut dalam sekali pengisian daya. Pastikan tidak terlalu pendek sehingga aman jika ingin memakainya bepergian jarak jauh.

1087605_720.jpg (720×405)

Dengan begitu, Anda juga bisa memanfaatkannya untuk pergi ke luar kota, tanpa perlu repot mencari tempat pengisian dayanya. Terlebih, beberapa kota mungkin masih belum menyediakannya. Oleh karena itu, penting mempertimbangkan dahulu jarak tempuh tersebut.

  1. Pahami Lokasi Pengisian Daya

Setelah mengecek jarak tempuhnya, penting bagi Anda untuk memahami juga letak atau lokasi pengisian daya mobil listrik tersebut. Umumnya, beberapa sudah tersebar di berbagai daerah. Hal ini tentunya akan mendukung seseorang saat ingin pergi ke luar kota.

Kelebihan-Mobil-Listrik-e1642988103970.jpg (600×400)

Saat sudah mengetahuinya, maka Anda menjadi paham dimana titik pengisiannya. Kemudian bisa memikirkan sendiri kapan waktu untuk terus menempuh perjalanan serta harus berhenti lalu melakukan pengisian daya ulang. DKI Jakarta sendiri masih termasuk daerah dengan lokasi charger baterai mobil listrik terbanyak.

  1. Cek Durasi Pengisian Daya

Selanjutnya, pastikan Anda mengecek juga durasi pengisian daya mobil listrik itu sendiri. Untuk mengetahui hal ini sendiri tidaklah sulit. Pengguna hanya perlu menghitung berapakah daya yang mereka perlukan serta kapasitas pengisiannya pada kendaraan masing-masing.

Tidak heran jika setiap jenis mobil listrik mempunyai durasi waktu pengisian ulang berbeda. Oleh karenanya, sebelum memutuskan untuk membeli kendaraan ini pastikan Anda sudah mengetahui dahulu jangka waktu tersebut agar bisa memilihnya sesuai kebutuhan.

  1. Pertimbangkan Cara Merawatnya

Jangan lupa juga untuk mengetahui bagaimana cara merawat kendaraan daya listrik satu ini. Pasalnya, tentu saja perawatannya jauh berbeda dengan mobil konvensional pada umumnya. Adapun letak perbedaannya adalah pada sistem perawatan, produk pelumas, hingga waktu.

image (880×495)

Jika ingin merawat mobil tersebut, maka pastikan tidak sampai overcharged. Hal ini penting agar terhindar dari terjadinya resiko buruk. Kemudian, usahakan juga merawat baterai dengan baik. Dengan begitu, kendaraan dapat awet digunakan meskipun sumber energinya menggunakan daya listrik.

  1. Cek Besaran Pajaknya

Pembelian mobil listrik tentunya perlu mempertimbangkan banyak hal. Selain beberapa poin di atas, pastikan mengecek juga berapa besaran pajaknya. Hanya saja tidak perlu khawatir karena nilainya tidak sebesar kendaraan konvensional pada umumnya sehingga terbilang lebih terjangkau.

syarat-bayar-pajak-mobil-1.jpg (800×518)

Dengan begitu, langkah ini juga bisa menjadi pilihan ketika ingin meringankan beban pajak atas pembelian mobil. Akan tetapi, kebanyakan jenis kendaraan tersebut mempunyai besaran berbeda-beda atas pajaknya sehingga penting untuk mengeceknya satu per satu.

Keuntungan Membeli Mobil Listrik

2022-hyundai-ioniq-5-e1671121565115.jpg (1067×600)

Sebagai pengguna kendaraan dengan daya listrik ini, Anda tentunya penasaran apa saja keuntungan ketika membelinya. Terlebih kehadirannya saat ini tengah menjadi perbincangan banyak orang mengingat besaran pajaknya cenderung lebih rendah. Di bawah ini selengkapnya:

  1. Lebih Ramah Lingkungan

Seperti yang Anda ketahui, kendaraan yang memanfaatkan energi dari daya listrik terbilang jauh lebih ramah lingkungan. Terlebih jika dibandingkan dengan penggunaan kendaraan konvensional dengan bahan bakar bensin, solar, dan lainnya.

Pasalnya, mekanisme laju mobil akan memanfaatkan energi dari daya listrik. Dengan begitu, sudah tidak tersedia lagi residu emisi berpa CO maupun CO2. Hal inilah yang menjadi penyebab mengapa penggunaannya tidak akan mencemari udara maupun lingkungan di sekitarnya.

  1. Dapat Menempuh Jarak Jauh

Meskipun menggunakan daya listrik, mobil jenis ini tetap bisa menempuh jarak cukup jauh. Bahkan bisa mencapai ratusan kilometer hanya dengan satu kali pengisian daya. Tidak heran jika sekarang ini kepopulerannya terus meningkat. Tentu bisa jadi rekomendasi jika ingin membelinya.

Kemudian, di beberapa kota Indonesia sendiri sudah tersedia titik lokasi pengisian ulang daya listrik tersebut. Tentunya hal ini akan memudahkan setiap pengguna ketika ingin membeli mobilnya. Selain itu, Anda juga bisa memasang wall charger sebagai tempat untuk mengisi baterai kendaraan di rumah.

  1. Biaya Perawatan Terjangkau

Selain keuntungan di atas, kenyataannya biaya perawatan mobil listrik terbilang jauh lebih terjangkau. Tentu hal ini juga bisa menjadi nilai plus tersendiri saat seseorang ingin membelinya. Mengingat model-model terbaru juga bertenaga baterai sehingga semakin banyak peminatnya.

Anda bisa membayar biaya perawatan yang jauh lebih murah daripada mobil konvensional. Pasalnya, kendaraan tersebut hanya mempunyai jumlah suku cadang sedikit yakni kurang dari 10. Berbeda dengan lainnya dengan sekitar lebih dari 10.000 suku cadang.

Itu tadi penjelasan lengkap  dari nasionalbisnis mengenai pajak mobil listrik atau lokasi pengisian mobil listrik.Sebelum membelinya, Anda perlu mengetahui dahulu nominalnya agar tidak terbebani saat membayarnya. Pastikan juag membelinya sesuai kebutuhan penggunaan agar membantu mengurangi polusi saat berkendara.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.