Stasiun Pengisian Mobil Listrik

Ketahui Lokasi Stasiun Pengisian Mobil Listrik di Jakarta dan Sekitarnya

Stasiun pengisian mobil listrik atau charger mobil listrik di Indonesia sekarang ini sudah mulai banyak. Terutama di kota-kota besar seperti Tangerang, Jakarta, hingga Bali. Tentunya, hal tersebut tidak lain karena adanya dukungan pemerintah atas hadirnya transportasi ramah lingkungan. Lantas, dimana saja lokasinya?

Lokasi Stasiun Pengisian Mobil Listrik di Jakarta

2020_11_04-00_05_27_d04b02f6fe7ec15e659c655c150a1284-e1622613510140.jpg (800×534)

Sebagian dari Anda mungkin masih kebingungan dimana mendapatkan lokasi untuk pengisian sumber energi dari mobil listrik. Jakarta sendiri merupakan area terbanyak dengan stasiun isi ulang tersebut. Beberapa pihak bahkan sudah bekerjasama dengan PLN untuk menghadirkannya. Di bawah ini daftarnya:

  • Senayan City, Jakarta Pusat
  • PLN Kantor Pusat, Jakarta
  • MH Thamrin Nomor 9 Jakarta Pusat
  • PLN IUD Jaya, Jakarta
  • SPBU Kuningan Jakarta
  • Kantor Pusat Blue Bird, Mampang Prapatan, Jakarta
  • Plaza Senayan, Jalan Asia Afrika, Jakarta Selatan
  • Kantor PT MMKSI, Jalan Jenderal Ahmad Yani Kav. Pulomas Jakarta Pusat
  • Dealer Dipo Prabu Slipi, Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 50-52, Jakarta Barat
  • Dealer Dipo Setiakawan Pluit, Jl, Pluit Selatan Raya Nomor 6, Penjaringan, Jakarta Utara
  • Dealer BMW Tuntas Tebet dan beberapa dealer lainnya di Jakarta

Lokasi Stasiun Pengisian Lainnya di Berbagai Wilayah

spklu-pertamina-e1622614133323.jpg (800×503)

Proses pengisian daya mobil listrik juga dapat Anda lakukan di beberapa daerah selain Jakarta. Tentunya hal tersebut menjadi sebuah kemudahan tersendiri bagi pengguna kendaraan jenis ini karena pengisiannya sudah tersebar di wilayah lainnya. Di bawah ini selengkapnya:

  • PLN ULP Embing Wungu
  • AEON Mall, Serpong, Tangerang
  • PLN UID Bali
  • PLN UID Jawa Barat
  • PLN UID Yogyakarta
  • PLN UID Jawa Tengah
  • Pintu Tol Jasamarga Bali
  • PT PJB Kantor Pusat
  • PT Len Industri, Jalan Soekarno Hatta 442, Bandung, Jawa Barat
  • Kawasan Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan
  • Dealer BMW Astra BSD dan beberapa dealer lainnya di Tangerang maupun Bali

Beberapa Jenis Arus pada Pengisian Mobil Listrik

Setidaknya terdapat dua jenis arus listrik berdasarkan pengisiannya. Tentu saja, keduanya mempunyai peran yang sama-sama penting untuk mengisi daya sebuah baterai kendaraan. Adapun perbedaannya bisa terlihat dari proses pengisian ulang arusnya sendiri. Di bawah ini selengkapnya:

  1. AC (Arus Bolak Balik)

AC atau Alternating Current merupakan arus listrik bolak-balik yang sudah umum digunakan sebagai arus kelistrikan dalam rumah tangga maupun bangunan. Adapun kegunaan lainnya adalah melakukan pengisian ulang daya mobil listrik dari stop kontak bertegangan 220 Volt.

Slot pengisian daya Wuling E100 terletak di bagian depan.JPG (1152×768)

Dengan begitu, memerlukan alat yang bernama wall charger kemudian perlu terhubung menggunakan meteran listrik rumah maupun bangunan. Untuk proses pengisiannya sendiri perlu diubah lewat konverter agar menjadi arus DC. Hal tersebut karena baterai mobil listrik menyimpan arus jenis DC.

  1. Arus DC (Searah)

DC atau Direct Current merupakan arus searah yang berguna pada off-board charging mobil listrik. Dengan begitu, walaupun terdapat dua arus kelistrikan tetapi tetap yang tersimpan di dalam baterai adalah arus DC itu sendiri. Proses pengisiannya juga cenderung jauh lebih cepat daripada AC.

mitsubishi port.jpg (900×600)

Hal tersebut karena arus listrik DC sudah lengkap dengan komponen konverter. Hal ini berarti arus listriknya sudah diubah menjadi searah sebelum tersalurkan pada pengisian daya baterai mobil. Dengan begitu, aliran dayanya sudah tidak perlu diubah. Komponen iverter hanya akan meneruskan ke baterai saja sampai terisi penuh.

Jenis Pengisian Baterai Mobil Listrik

961106_720.jpg (720×404)

Sebelum datang ke stasiun pengisian kendaraan listrik, penting bagi Anda untuk memahami dahulu apa saja jenisnya. Hal tersebut bertujuan agar mobil bisa mendapatkan isi ulang secara optimal dan aman. Di bawah ini beberapa jenis pengisiannya lebih lanjut:

  1. Off Board Charger

Merupakan sebuah proses isi ulang daya baterai mobil listrik yang mempunyai jenis charger secara terpisah. Tentunya, hal ini terpisah sehingga bukan menjadi satu komponen ketika mengisi baterainya. Adapun arus listrik yang masuk adalah arus DC/searah sehingga langsung terisi ke dalamnya.

6WGCdXxJOz.jpeg (1024×682)

Saat ini sendiri umumnya mobil listrik menggunakan sistem pengisian daya jenis lainnya yaitu on-board charger. Walaupun begitu, terdapat juga jenis off-board karena pabrikan dari mobil listriknya memproduksi dengan teknologi tersebut.

  1. On Board Charger

Merupakan sebuah proses isi daya mobil listrik yang memang sudah terpasang chargernya dari dalam kendaraan. Dengan begitu, jenis arus masuknya adalah bolak-balik atau AC. Sampai saat ini pun, on board charger termasuk paling banyak tersedia di pasaran.

Adapun kehadiran jenis charger ini berguna untuk menjadi adaptor pengubah arus bolak-balik dari luar menjadi arus yang searah. Yaitu yang awalnya AC menjadi DC. Barulah dayanya dapat tersimpan ke dalam baterai sampai terisi penuh sehingga kendaraan dapat berfungsi.

Bagaimana Cara Mengisi Baterai Mobil Listrik secara Umum?

image_18nov_energi_pabrik.jpg (820×490)

Pada dasarnya, terdapat 3 cara isi daya baterai mobil listrik saat ini. Tentunya, proses charging tersebut sangat penting agar sumber energi utamanya terisi kembali. Pengisian tersebut memanfaatkan alat charger yang terhubung dengan soket. Di bawah ini cara pengisian selengkapnya:

  1. Quick/Fast Charging

Merupakan salah satu cara isi ulang baterai listrik yang dapat Anda lakukan dengan cukup cepat. Adapun dayanya bias mencapai sekitar 20 hingga 150 kW. Proses pengisiannya sendiri memerlukan alat charger khusus. Tidak perlu khawatir karena sudah tersedia di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum.

Mobil_listrik.jpg (800×534)

Dengan begitu, Anda tidak harus membeli peralatan charger tersebut secara pribadi. Cukup datang dan lakukan pengisian lewat SPKLU yang ada di beberapa kota besar. Sesuai dengan namanya proses quick/fast charging sangatlah cepat. Pasalnya, hanya memerlukan sekitar 15-45 menit saja agar mencapai 80%.

  1. Standar Charging

Cara pengisian lainnya adalah standar charging. Hanya saja termasuk yang paling lama dari lainnya sehingga termasuk kurang efektif. Prosesnya sendiri dilakukan dengan memanfaatkan aliran arus listrik dari rumah. Dengan begitu, pengguna bisa melakukannya dari mana saja.

Hal tersebut karena peralatan charger yang diperlukan hanyalah adaptor. Lalu Anda bisa memasangnya pada soket listrik. Hanya saja proses pengisian dayanya tidaklah besar. Yakni sekitar 3,3 kW saja. Adapun isi ulang baterai tersebut memerlukan waktu hingga 15 jam sampai benar-benar penuh.

  1. Home Charging

Untuk cara isi ulang baterai mobil listrik satu ini, pengguna perlu memanfaatkan alat bernama wall charger. Pemasangannya pun cukup mudah serta perlu terhubung dengan meteran listrik di rumah masing-masing. Adapun arus yang digunakan adalah jenis AC atau bolak balik.

dsc08041jpg-20220513122912.jpg (700×394)

Jika menggunakan cara ini, maka arus listrik AC dari chargernya perlu diubah dahulu lewat inverter kendaraan agar menjadi arus jenis DC. Tentunya hal ini memerlukan cukup banyak waktu. Untuk dayanya sendiri umumnya sekitar 6,6-7,4 kW. Tidak heran jika memerlukan hingga 7 jam lamanya agar baterai benar-benar penuh.

Itu tadi beberapa informasi dari nasionalbisnis tentang daftar lokasi stasiun pengisian mobil listrik atau cara kerja mobil listrik. Dengan banyaknya area isi ulang baterai kendaraan jenis ini, maka tentu bisa jadi sebuah kemudahan tersendiri bagi seseorang ketika ingin memiliki kendaraan ramah lingkungan. Terlebih, kehadirannya juga akan terbebas dari kebijakan ganjil genap sekalipun.

Leave a Reply

Your email address will not be published.