Charger Mobil Listrik

Jenis-jenis Charger Mobil Listrik dan Cara Memakainya

Charger mobil listrik atau sistem kelistrikan mobil memiliki peran yang sangat penting untuk mengisi sumber energi dalam baterai. Sayangnya, masih ada banyak orang belum memahami bagaimana cara memakainya. Saat ini sendiri pengguna bisa melakukan pengisian baik di SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) maupun di rumah.

Jenis Charger Mobil Listrik yang Perlu Anda Ketahui

Umumnya tersedia dua jenis charger yang bisa Anda manfaatkan untuk mengisi daya pada mobil listrik. Yaitu offboard dan onboard charger. Tentu saja keduanya mempunyai cara kerja yang tidak jauh berbeda. Agar lebih jelas, simak ulasannya di bawah ini:

  1. Offboard Charger

Merupakan sebuah perangkat charger yang tidak memiliki peran sebagai adaptor. Akan tetapi, Anda bisa menggunakannya untuk mengisi daya listrik secara terpisah. Dengan begitu, proses penggunaannya dapat berfungsi ketika melepasnya dari kendaraannya.

Hal ini berarti selama proses pengisiannya berlangsung, kendaraan tidak perlu tersambung langsung pada sumber pengisian dayanya. Hanya saja, masih belum banyak mobil listrik menerapkan jenis charger tersebut. Adapun yang paling umum tersedia pada motor listrik.

  1. Onboard Charger

Termasuk salah satu jenis charger yang dapat Anda gunakan untuk mengisi daya secara langsung pada kendaraannya. Dengan begitu, alat tersebut bisa langsung tersambung ke mobil. Kemudian listriknya akan mengalir ke komponen baterai tepatnya di dalam mesin.

Charger jenis ini berfungsi sebagai penyalur listrik. Kebanyakan orang menyebutnya dengan istilah adaptor. Tidak heran jika prinsip kerjanya sama persis seperti saat seseorang melakukan charger pada laptop, ponsel, atau perangkat elektronik lainnya.

Syarat Charger Mobil Daya Listrik di Rumah

Sebelum melakukan charger mobil, penting bagi Anda untuk memahami dahulu apa saja syaratnya. Hal ini termasuk sebagai bentuk kesiapan agar kendaraan dapat diisi dayanya meski dari rumah. Terlebih, tidak sembarangan daya dalam sebuah hunian memenuhinya.

Pasalnya, pengisian baterai mobil listrik memerlukan daya relatif besar. Setidaknya tersedia paling sedikit 2.200 VA agar bisa melakukan pengecasan. Dengan catatan sudah tidak dapat menyalakan alat elektronik dengan daya tinggi. Contohnya seperti pompa air, setrika, maupun AC.

Tidak heran jika Anda ingin melakukan charger mobil dari rumah, maka pastikan menaikkan dayanya di atas angka tersebut. Hal ini agar menghindari potensi mati listrik. Adapun rekomendasi daya listriknya yang jauh lebih aman sebesar 4.400 VA.

Cara Charger Mobil dengan Daya Listrik di Rumah

Apabila hunian Anda sudah memenuhi syarat seperti pada penjelasan di atas, maka langkah selanjutnya adalah mengetahui seperti apa langkah-langkah pengisian daya listriknya dari rumah. Tentunya, hal ini perlu dipelajari agar maksimal mengisi baterainya. Di bawah ini cara selengkapnya:

  1. Pasang Wall Charger

Sebelum melakukan pengisian daya pada mobil listrik di rumah sendiri, pastikan Anda sudah memasang yang namanya wall charger. Adapun kapasitasnya bisa mencapai 7 kW. Sampai saat ini pun keberadaannya dijual bebas di pasaran sehingga mudah menemukannya.

Tentunya, pembelian tersebut belum termasuk dengan biaya pemasangan. Umumnya proses pasang akan melibatkan bantuan dari pihak PLN. Hanya saja, sekarang ini beberapa mobil listrik sudah menyediakan fasilitas wall charger gratis sehingga cukup menghemat biaya pengisian daya baterai di rumah.

  1. Mulai Melakukan Charger

Wall charger yang terpasan di rumah umumnya memiliki soket AC Type 2. Tidak perlu khawatir karena hal ini akan pihak PLN tangani dengan cara membuat meteran baru secara terpisah. Dengan begitu, instalasinya memang khusus untuk pengisian daya listrik pada mobil.

Jika Anda menggunakan jenis charger portable, maka pengisian daya bisa terproses dengan lebih mudah. Pengguna hanya perlu menyambungkannya ke outlet listrik di rumah. Setelah itu menghubungkannya ke mobil listrik. Tentu jauh lebih praktis dan cepat.

Cara Charger Mobil dengan Daya Listrik di SPKLU

outlander ph.jpeg (963×640)

Tahukah Anda, bahwa sekarang ini pemerintah sudah memberikan layanan khusus apabila seseorang ingin melakukan charger mobil dengan daya listrik. Adapun tempatnya bernama Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU. Di bawah ini cara charger selengkapnya:

  1. Install Aplikasi Charger.IN

Saat ini pemerintah memang sudah mendukung pemakaian kendaraan dengan daya listrik. Terbukti dengan kehadiran SPKLU sehingga setiap pengguna bisa datang langsung ke lokasinya tanpa perlu repot jika memang di rumah masih belum memenuhi syarat pemasangan charger tersebut.

Sebelum melakukan pengisian, penting bagi Anda untuk melakukan penginstallan aplikasi Charge.IN terlebih dahulu. Jika sudah, cari tahu lokasi tempat pengisian tersebut lewat aplikasinya. Tentu langkah ini sangat mudah tanpa perlu menghabiskan banyak waktu.

  1. Kunjungi SPKLU Terdekat

Langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah dengan mendatangi SPKLU terdekat. Kemudian, pemilik mobil listrik dapat mencolokkan “Gun”. Dalam hal ini pastikan menyesuaikannya dengan tipe kendaraan masing-masing agar cocok.

Selanjutnya, Anda bisa menempelkan kartu NFC di alat pengisian tersebut. Tunggu sampai terjadi proses otentikasi. Setelah itu, pengguna bisa melakukan scan QR Code kemudian tuliskan berapakah jumlah kWh yang diperlukan pada mobil.

  1. Proses Pengisian Daya Listrik

Electric-Car-Charging-1200x800-1-e1622613329858.jpg (800×534)

Apabila Anda sudah memasukkan jumlah kWh yang mobil listrik perlukan, maka secara otomatis total biaya chargernya akan keluar. Selanjutnya, pengguna perlu melakukan pembayaran terlebih dahulu. Tidak perlu khawatir karena sudah bisa memanfaatkan aplikasi yakni LinkAja.

Kemudian, Anda hanya perlu menunggu hingga proses pengisian baterai menggunakan daya listrik dari SPKLU tersebut berhasil dan selesai. Untuk sekarang ini pembayarannya memang hanya tersedia dalam satu metode saja, sehingga pastikan sudah terdaftar pada LinkAja.

Cara Charger Mobil dengan Daya Listrik di Dealer

tesla-charger-home-e1622613431963.jpg (800×600)

Selain mengisi daya listrik di rumah ataupun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), sekarang ini Anda juga bisa melakukannya pada dealer atau yang dikenal dengan sebutan charging station resmi. Berikut beberapa langkah-langkahnya:

  1. Datang ke Lokasi

Apabila Anda mengalami kesulitan dalam pengisian daya mobil listrik dari rumah maupun saat di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), maka masalah ini masih bisa teratasi. Pasalnya, pemilik kendaraan bisa langsung datang ke lokasi dealer sebagai charging station resmi.

Terlebih, proses pengisian daya baterai mobil listrik di dealer tersebut cukup mudah. Oleh karena itu, pastikan mencari tahu dahulu lokasinya lebih awal. Agar sewaktu-waktu bisa langsung menuju tempatnya saat memerlukan isi ulang.

  1. Cek Daya Listriknya

Saat Anda lebih memilih untuk melakukan pengisian mobil listrik lewat dealer, maka penting untuk mengetahui prosesnya terlebih dahulu. Langkah selanjutnya yang perlu pengemudi perhatikan adalah mengecek daya listriknya. Pastikan cukup besar agar dapat mempersingkat proses chargingnya.

Contohnya saja aliran daya listriknya mampu mengalir hingga 50 Kw, serta mampu melakukan pengisian daya kendaraan hingga 80% dalam waktu kurang dari 1 jam. Dengan begitu, Anda tidak memerlukan waktu lama untuk menunggu sampai baterai terisi penuh.

  1. Lakukan Pengisian Daya

3E2g8f1BsR-e1622613718378.jpg (800×533)

Terakhir tips dari nasionalbisnis, apabila Anda sudah menerapkan beberapa langkah sebelumnya maka kini saatnya untuk melakukan pengisian daya mobil listrik secara langsung. Terlebih, proses pengisiannya juga cukup praktis termasuk bagi pemula asalkan datang ke lokasinya.

Anda bisa langsung memarkirkan kendaraan di sebelah alat charger yang tersedia. Jika sudah, maka mulai sambungkan bagian kabel charger ke mobil listrik masing-masing. Tunggu sampai proses pengisian berlangsung sampai penuh.

Kehadiran charger mobil listrik atau mesin cuci mobil listrik memang sangat diperlukan untuk mengisi daya kendaraan. Anda bisa menggunakannya layaknya charger peralatan elektronik pada umumnya. Dengan begitu, daya listrik di baterai akan terisi penuh dan berfungsi sesuai kebutuhan penggunaan pengemudinya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.